108 PENDEKAR PDF

Dia kemudian mendirikan dinasti baru yang bernama dinasti Liang. Dinasti Liang ini tidak lama bertahan karena banyak jendral2x yang berambisi menjadi kaisar. Dalam waktu 50 thn sebanyak 5 dinasti memerintah daratan cina utara, Liang , Tang, Jin, Han dan Zhou. Tetapi tidak ada diantara mereka yang cukup kuat untuk menyatukan seluruh kekaisaran.

Author:Nikoktilar Moogusida
Country:Azerbaijan
Language:English (Spanish)
Genre:Finance
Published (Last):28 April 2019
Pages:260
PDF File Size:20.14 Mb
ePub File Size:6.30 Mb
ISBN:432-5-66521-336-5
Downloads:10671
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Dokazahn



Dia kemudian mendirikan dinasti baru yang bernama dinasti Liang. Dinasti Liang ini tidak lama bertahan karena banyak jendral2x yang berambisi menjadi kaisar. Dalam waktu 50 thn sebanyak 5 dinasti memerintah daratan cina utara, Liang , Tang, Jin, Han dan Zhou. Tetapi tidak ada diantara mereka yang cukup kuat untuk menyatukan seluruh kekaisaran.

Daerah selatan pecah menjadi 10 negara yang tersebar pada 8 penjuru arah mata angin. Peperangan terjadi tiada hentinya, banjir darah terjadi dimana mana. Pada thn M, Kaisar Zhou meninggal dunia tanpa meninggal seorang putra, Jendral Zhao Guang Yin atas desakan bawahannya mengambil alih kekuasaan dan menjadikan dirinya Kaisar yang baru dengan nama dinasti Sung.

Dikisahkan ketika dia dilahirkan langit berwarna kemerahan dan tercium bau sangat harum diruang bersalinnya. Kaisar Tai Zu adalah seorang ahli bela diri dan tekhnik bela dirinya masih dipakai sampai sekarang oleh perguruan shao lin, tekhnik ini disebut Tai Zu Chang Guan.

Selama kurun waktu 3 thn dia berperang kesana dan kemari berusaha untuk menyatukan seluruh wilayah utara dan pada thn M dia berhasil menyatukan seluruh wilayah utara dan seluruh wilayah selatan 5 thn kemudian.

Pada suatu hari ketika dia sedang menuruni gunung dengan keledainya, ia mendengar bahwa Kaisar Zhao telah mangkat dan Zhao Guang Yin telah naik takhta dan menjadi kaisar Sung TaiZu. Mendengar berita itu dia tertawa terbahak-bahak sampai jatuh dari keledainya. Orang2x yang berada disekitarnya lalu membantunya berdiri dan bertanya kenapa dia tertawa seperti itu.

Kaisar Sung Tai Zu berhasil menyatukan seluruh cina 8 thn kemudian, karena kota Chang An sudah hancur, dia memindahkan ibukota ke kota Kai Feng dan disana dia memerintah dengan sangat adil. Dia memperbaiki birokrasi, menempatkan para pejabat2x yang cakap dan handal pada posisi yang tepat, dia memberikan kebebasan untuk mengkespresikan pendapat.

Dia memerintahkan agar selama 3thn pajak ditiadakn dan memberikan kesempatan pada para cendikiawan untuk mengkritiknya. Seluruh penjuru bumi kembali damai, lumbung2x beras penuh, anak2x bernyanyi riang dan setiap orang berbahagia dan bersukacita. Kaisar Sung Zhen Zong mempunyai seorang putra yang akhirnya menjadi kaisar Sung Ren Zong, ketika Kaisar Ren Zong lahir, dia tidak mau berhenti menangis dan kaisar Zhen Zong serta permaisuri menjadi khawatir.

Kemudian dia membuat titah kaisar yang isinya mencari tabib sakti untuk menenangkan putranya itu. Hal ini diketahui sampai kelangit dan langit mengutus Dewa Langit untuk turun kebumi mengatasi masalah ini.

Dewa langit ini menyamar sebagai soerang tabib tua dan dia kemudian datang keistana kaisar. Tabib tua itu hanya mengendong bayi itu dan membisikan kata2x, "Langit telah mendengar tangisanmu, telah diutus Dewa Penjaga Langit dan Dewa Penjaga bumi untuk turun. Dewa Penjaga Langit akan bereinkarnasi menjadi Bao Zheng dia akan menjadi pelindung hukum negara dan Dewa penjaga bumi akan bereinkarnasi menjadi Yang Ye dia akan menjadi jendral pejaga perbatasan, kau dapat tenang sekarang.

Bao Zheng akhirnya lulus menjadi sarjana kekaisaran pada usia ke 29 thn dan diangkat menjadi Sekertaris negara sebelum ditugaskan menjadi Hakim Negara di Kai Feng. Yang Ye menjadi jendral pada usia 28 thn dan menikah dengan seorang pendekar wanita, dia berserta 9 anaknya melindungi kekaisaran Sung dari bangsa2x asing yg mencoba menguasai daratan cina.

Kaisar Sung Ren Zhong telah memerintah selama 27 thn, dimasa pemerintahannya penduduk hidup dengan tentram dan damai, dia mengambil kebijakan pacifis dan tidak mengekspansi kewilayah2x lain.

Kebudayaan dinasti Sung berada dipuncaknya pada jaman ini, cendikiawan, sastrawan dan pelajar semua mendapatkan status yang tinggi dimasyarakat. Pada thn ke 28 masa pemerintahnnya thn M , tiba2x keadaan berubah total. Wabah penyakit merajalela diseluruh negeri, surat2x memohon bantuan dan laporan2x bencana wabah ini datang keibu kota bagaikan salju dimusim dingin. Kaisar tidak dapat tidur selaam 3 hari dan memerintahkan bawahannya untuk secara bergiliran membacakan laporan2x tersebut.

Kaisar memerintahkan Bao Zheng untuk mencoba mengatasi hal ini. Bao Zheng segera menyediakan obat2xan gratis untuk rakyat namun semua usahanya sia2x, wabah semakin meluas dan korban semakin bertambah. Untuk mengatasi masalah ini maka Kaisar mengadakan sidang darurat dan memanggil semua pejabat negara untuk berdiskusi. Didalam sidang itu Perdana Menteri Cao Ci langsung maju kedepan. Hamba memohon agar Yang Mulia segera menurunkan titah untuk mengatasi hal ini.

Kemudian Kaisar segera memangil kembali seluruh pejabatnya untuk berdiskusi, disaat ini Menteri Negara Xuan Dong Ren maju untk mengusulkan sesuatu. Hamba mohon Yang Mulia mau mengeluarlkan titah untuk memanggilnya datang keibukota dan mengadakan upacara. Marsekal Hong Xin segera menerima tugas ini dan dia membawa 10 anak buahnya untuk meyertainya. Sepanjang perjalanan dia menyalakan dupa wangi dan membaca doa2x. Hong Xin harus melintasi beberapa daerah unutk sampai digunung LongHu, setiap dia singgah disuatu kota maka dia segera disambut oleh pejabat kota serta penduduk.

Setelah sampai di Guang Xi, Hong Xin mengutus anak buahnay untuk memberitahkan pada penjaga kuil dibawah gunung itu atas kedatangan dirinya. Maksudnya adalah agar mereka dapat mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut kedatangan titah kaisar.

Maka pada hari yg telah ditentukan Hong Xi datang kekuil dikaki gunugn Long Hu, disana dia disambut dan berbagai upacara penyambutan diadakan. Kemudian didijamu diruang utama dengan makanan2x vegetarian yang sangat lezat.

Setelah selesai kemudian Hong Xin bertanya, "Dimanakah Kepala kul ini, kenapa dia tidak menyambut aku untuk menerima titah kaisar ini? Hong Xin kemudian mengikutinya masuk kedalam ruangan dibelakang ruang utama. Disana dia dijelaskan bahwa guru mereka itu sangat sakti dan dapat berjalan diatas awan, sehingga mereka pun tidak tahu pasti dimana guru mereka berada.

Oleh sebab itu menurut pendeta itu akan sia2x saja jika Hong Xin ingin pergi mencari guru mereka keatas gunung. Hong Xin menjelaskan bahwa dia membawa titah kaisar yang sangat penting untuk diserahkan dan ini menyangkut keselamtan penduduk banyak.

Sang Pendeta lalu menjawab, "Karena titah ini adalah titah kaisar maka Tuan harus menjalankan tugas itu. Tetapi jika Tuan ingin bertemu dengan guru kami maka tuan harus bersungguh2x dan pasrah serta berpuasa seharian dan tuanku mengenakan pakaian dari bahan yang kasar dan juga tuanku harus naik sendiri keatas gunung untuk menemui guru kami.

Jika kau menganjurkan aku harus berbuat seperti itu baru bisa bertemu dengan gurumu maka aku bersedia melakukannya. Esok harinya sekitar jam empat pagi, para pendeta telah menyiapkan air Kembang. Mereka meminta agar Hong Xin mandi air kembang untuk membersihkan diri. Selesai mandi Hong Xin mengenakan pakaian kasar, ia juga mengenakan sandal jerami. Firman kaisar ia bungkus dengan kain sutera kuning, kemudian ia ikat di punggungnya.

Hong Xin membawa sebuah dupa kecil yg alasnya terbuat dari perak Dengan hati mantap Hong Xin melakukan perjalanan. Sambil berjalan Hong Xin harus berdoa terus.

Hong Xin harus mendaki gunung menempuh jalan yang sulit. Semakin lama gunung itu bertambah curam dan bertambah sulit didaki, Hong Xin berjalan dengan susah payah. Ia terpaksa harus berpegangan pada akar, rumput atau rotan, karena jika kurang hati-hati ia akan tergelincir dan jatuh ke dalam jurang. Sesudah mendaki beberapa bukit, akhirnya Hong Xing mulai merasa tubuhnya sangat lelah.

Kakinya terasa bertambah berat. Hong Xin mulai ragu apakah ia harus melanjutkan per jalanannya atau tidak. Hong Xin membayangkan betapa bahagianya ketika berada di Ibukota. Ia bisa makan enak dan tidur nyenyak, ia tidak pernah merasakan kesengsaraan seperti yang dialaminya sekarang. Pendeta2x itu telah mengirim aku ke neraka ini supaya aku menerima kesulitan! Hong Xin bingung bagaimana caranya agar ia bisa menemui Zhang hatinya sangat kesal dan ia berniat untuk kembali, tapi karena tugas itu adalah titah dari kaisar maka dia membatalkan niatnya.

Ia mencoba menguatkan din dan berusaha terus berjalan naik keatas bukit. Hong Xin mencoba melangkahkan kakinya yang terasa sangat berat. Baru saja ia melangkah 50 langkah jauhnya, napasnya sudah terasa sesak, kepalanya mulai pening.

Tiba-tiba ia merasakan tiupan angin menerpa ke mukanya; pohon-pohon di sekitar tempat itu mulai bergoyang-goyang. Dan tiba2x muncul seekora harimau, melihat harimau itu hati Hong Xin menjadi takut.

Dalam keadaan tidak berdaya, Hong Xin melihat harimau itu menghampiri dirinya dan mulai mengitari dirinya yang hanya bisa terdiam saja. Tubuhnya mulai bergetar dan keringat dingin mulai menetes karena ketakutannya. Tiba2x saja harimau itu mengaum dan kemudian lari kedalam hutan.

Hong Xin terkejut dan akhirnay terjatuh, butuh beberapa saat sebelum dia berhasil mengatasi dirnya untuk bangkit dan berjalan kembali.

Setelah beberapa saat berjalan tiba2x dia mencium sesuatu wewangian yang aneh, setelah dia mencari2x tiba2x dia melihat seekora ular besar melingkar dibatang pohon dan sedamg bergerak menuju arah dirinya, dia kemudian terjatuh ketanah dan tidak dapat bergerak karena ketakutan, dia menatap ular itu dan berkata dalam hatinya, "Ah Tidak lama kemudian dia tersadar dan setelah sadar dia tidak melihat ada sesuatu terjadi pada dirinya dan juga dia tidak melihat lagi keberadaan ular besar itu.

Kalau aku tidak dapat menemukan guru mereka maka aku pasti akan membuat perhitungan dengan mereka. Hong Xin tertarik oleh suara seruling itu, ia mencari-cari arah datangnya suara seruling itu.

Ketika ia menoleh ke suatu arah ia melihat seorang pengembala sedang menaiki seekor kerbau. Anak itu dengan tenang duduk di punggung kerbaunya sambil meniup seruling.

Suara seruling tersebut mengalun merdu di antara pepohonan yang ada ditempat itu. Apakah kau melihat seorang pendeta tao disekitar sini? Si pengembala itu tidak menjawab, dia hanya memandang Hong Xin sebentar lalu kemudian mulai meniup serulingnya kembali. Hong Xin yang penasaran kemudian mendesak si pengembala untuk menjawab. Hong Xin terkejut karena si pengembala itu mengetahui maksud dan tujuan kedatangannya. Beliau sudah tahu kalau ia akan diundang ke ibukota untuk memimpin sebuah upacara khusus untuk mengatasi wabah yang melanda negeri ini.

Hong Xin bertambah heran mendengar keterangan gembala itu. Aku yakin sekarang beliau sudah dalam perjalanan ke sana. Pengembala itu tak menghiraukan lagi ucapan Hong Xin, ia terus melanjutkan perjalanannya tanpa menoleh lagi. Tapi memang lebih baik kuturuti nasihat gembala itu, apalagi aku telah mengalami dua pengalaman mengerikan tadi! Dengan tak banyak pikir lagi Hong Xin kemudian menuruni gunung kembali ke kuil di kaki bukit. Tiba di kaki bukit Hong Xin disambut oleh para pendeta Tao.

Mereka menanyakan hasil kunjungan Hong Xin menemui guru mereka. Dengan kesal dan marah Hong Xin membentak mereka. Segera semua pendeta itu berlutut dan berkata, "Kami hanyalah pendeta, mana berani kamu mempermainkan pejabat penting seperti anda yang membawa titah kaisar. Kemudian Hong Xin berkata, "Tadi diatas gunung aku bertemu dengan seorang pengembala yang berkata bahwa guru kalian sudah berangkat keibukota sehingga aku tidak perlu lagi mencari dia.

GLEITMO 810 PDF

108 PENDEKAR PDF

Zulujora Tentulah kemampuannya luar biasa. The radar system can also be operated on the move, refreshing its data every second. To see what your friends thought of this book, please sign up. Among those were low mobility, insufficient armour, lack of fire control system and poor stabilisation of the main gun, which resulted in poor firing accuracy. Want to Read saving….

MANKUTHIMMANA KAGGA KANNADA PDF

108 Pendekar Liang-Shan

A typical Polish PT tank battalion equipped with 53 tanks is composed of 4 frontline companies with 13 vehicles in each and 1 tank for the battalion commander. Like the PT, reinforced suspension torsion shafts, shock absorbers and elastomer bumpers are used. Tepi Air Shuihu Zhuan. To see what your friends thought of this book, please sign up. PT Twardy The total ammunition capacity of the tank is 50 shells.

FACE OFF NISA SANTIAGO PDF

Vuramar Ia muncul sebagai salah satu tokoh utama dalam novel Tiongkok klasik, Batas Airsebagai pemimpin dari pendekar gunung Liang. Refca Febriani added it Dec 14, Beberapa pfndekar menyebutkan kalau Song Jiang mulai dari Piling Ji mengumpulkan beberapa buronan untuk merampok di jalanan Shandong. Ari marked it as to-read Aug 22, Winoto Jaya marked it as to-read Oct 25, To see what your friends thought of this book, please sign up. Lists with This Book. Adit rated it liked it Sep 23, Aldiyance marked it as to-read Apr 19, The main improvement is the modernized fuel and air injection system.

Related Articles