CYCLEA BARBATA MIERS PDF

This research aimed to determine immunomodulatory and antioxidant activity of green grass jelly leaf extracts in vitro. Old leaves were collected as sample then dried and ground to powder. The extraction was done with sohxletation using three different solvents, chloroform, ethyl acetate, and ethanol. Macrophage cells separated form peritoneal fluid used RPMI medium. Phagocytosis activity and phagocytosis capacity of macrophages were performed in vitro using latex beads that suspended in phosphate buffered saline PBS. The antioxidant activity was measured by spectrophotometry technique with 1,1-diphenylpicrylhydrazyl DPPH solution.

Author:Kajas Nerisar
Country:Brazil
Language:English (Spanish)
Genre:Software
Published (Last):7 March 2010
Pages:113
PDF File Size:19.36 Mb
ePub File Size:1.50 Mb
ISBN:831-9-74866-481-6
Downloads:60411
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Goltishura



Cyclea barbata L. Tanaman cincau sering ditemukan tumbuh sebagai tanaman liar, tetapi ada juga yang sengaja dibudidayakan di pekarangan rumah. Tumbuhan ini berkembang subur di dataran rendah sampai daerah dengan ketinggian meter di atas permukaan laut, tanah yang gembur dengan kadar keasaman 5,5 sampai 6,5 dan lingkungan teduh, lembab dan berair tanah dangkal.

Tanaman cincau memiliki batang yang berdiameter sekitar 1 cm dan merambat ke arah kanan pada pohon inang dengan panjang 5 sampai 16 meter. Daun Cyclea barbata L. Miers berbentuk perisai, bagian tengahnya melebar berbentuk bulat telur, sehingga keseluruhan bentuknya menyerupai jantung. Permukaan bawah daun berbulu halus dan permukaan atasnya berbulu kasar serta jarang.

Panjang daun bervariasi antara mm dan mempunyai tulang daun menjaring Pitojo, Bunga tanaman ini tumbuh dari ketiak daun atau kadang-kadang dari batangnya. Bunga jantan berwarna hijau muda yang panjangnya mm dan memiliki kelopak buah, sedangkan bunga betina lebih kecil dengan panjang 0,,0 mm dan mempunyai daun kelopak buah dan memiliki helai mahkota bunga. Benang sari terdiri dari satu tangkai sari dengan kepala bergerombol di ujungnya.

Buah tanaman Cyclea berbata L. Miers berbentuk bulat seperti kopi dan agak berbulu, setiap buah mengandung biji yang keras berbentuk bulat telur Sunanto, Cara pengembangbiakan tanaman cincau dapat dilakukan dengan cara generatif yaitu dengan biji, bisa pula dengan cara vegetatif yaitu dengan stek batang maupun tunas akar. Kelemahan perkembangbiakan dengan biji adalah dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk memperoleh bibit.

Sedangkan kelemahan cara vegetative adalah merusak batang, cabang, ranting atau akar tanaman. Kerusakan bagianbagian tersebut bisa mempengaruhi produksi daun cincau. Daun cincau yang dapat dipanen adalah daun yang tidak terlalu tua tetapi tidak terlalu muda. Pemetikan tanaman sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan kondisi tanaman bersangkutan. Bila tanaman cincau itu rimbun dan subur, daunnya dapat dipanen dalam jumlah banyak.

Namun bila tanaman itu tampak kurus dan tidak sehat maka pemetikan dapat merusak tanaman. Pemanenan dapat dilakukan setelah tanaman berumur bulan dari saat tanam. Pemanenan pertama dilakukan dengan cara memotong sebagian tanaman menggunakan sabit sehingga bagian yang tertinggal dapat tumbuh kembali. Sedangkan pada pemanenan yang kedua, semua tanaman dicabut sampai ke akar-akarnya.

Panen ter baik dapat dilakukan pada bulan ketujuh setelah tanam. Astawan, Tanaman janggelan atau cincau hitam muasalnya berasal dari Asia. Janggelan dapat tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki ketinggian 75 — m di atas permukaan laut.

Dengan ciri yang khas dari tanaman janggelan yaitu berbatang kecil dan ramping, dan pada ujung batang tumbuh batang kecil, ada yang tumbuh batangnya menjalar ke tanah dan ada pula batang yang tumbuh tegak. Janggelan berbentuk daun yang lonjong, berujung runcing.

Bunga tanaman janggelan sangat mirip dengan daun kemangi yang memiliki warna merah muda atau putih keunguan. Daun dan batang dari janggelan inilah yang menghasilkan getah hijau kehitaman. Dengan adanya getah hijau kehitaman ini, janggelan dikenal sebagai cincau hitam. Dalam penelitian, daun cincau hijau mengandung: karbohidrat, polifenol, saponin, flavonoida, dan lemak.

Kalsium, fosfor, vitamin A dan B juga ditemukan dalam daun cincau hijau Sifat Kimiawi: Karbohidrat yang menyerap air, zat lemak dan alkoloid siklein, kardioplegikum, tentradine dan dimetil tentradine. Polifenol, saponoid dan flavonoida.

Efek Farmakologis: Rasa agak manis, anti demam, anti racun, menurunkan tekanan darah. Bagian tanaman yg digunakan: Rimpang dan daunnya. Kandungan Daun Cincau Menurut suatu penelitian cincau sangat baik dikonsumsi oleh semua kalangan.

Cincau juga baik dikonsumsi bagi orang yang sedang menjalani diet karena cincau rendah kalori, namun tinggi serat. Daun cincau hijau mengandung senyawa dimetil kurin-1 dimetoidida. Zat ini bermanfaat untuk mengendurkan otot. Senyawa lain seperti isokandrodendrin dipercaya mampu mencegah sel tumor ganas.

Cincau juga mengandung alkaloid bisbenzilsokuinolin dan S,S-tetandrin yang berkhasiat mencegah kanker pada ginjal, antiradang, dan menurunkan tekanan darah tinggi.

Hasil penelitian membeberkan, pemberian ekstrak daun cincau, khususnya cincau hijau pada tikus percobaan terbukti dapat membunuh sel tumor secara mengagumkan. Potensi cincau juga diuji dengan cara dipaparkan pada empat jenis sel kanker, yaitu sel kanker darah leukemia , kanker mulut rahim, paru, dan payudara.

Ekstrak daun cincau ternyata mampu secara mengagumkan membunuh sel kanker darah leukemia sebesar persen. Sementara kemampuan cincau membunuh sel kanker lain sekira 60 persen. Hal ini menunjukkan cincau hijau mengandung komponen bioaktif pembunuh sel kanker. Selain itu, ternyata cincau hijau juga mampu menyingkirkan senyawa-senyawa berbahaya pemicu kanker.

Banyak literatur menyebutkan klorofil sebagai zat antioksidan, antiperadangan, dan antikanker. Komponen alkaolid yang terkandung pada cincau hijau lebih banyak daripada yang terdapat pada cincau hitam. Disamping itu daun cincau hijau juga mengandung komponen polifenol, saponin dan flavonoid. Tujuan didiamkan semalaman adalah untuk memberikan kesempatan hidrat arang mengikat air sebanyak-banyaknya Cara Ketiga.

BRYCON MELANOPTERUS PDF

CYCLEA BARBATA MIERS PDF

Megis Demography and Conservation Demography and Conservation. Technology Biodiversity in India. Western Ghats, Evergreen and Semi-evergreen Forests. Assam Indian Distribution Eastern Assam. Natural History Natural History Cyclicity. General description of the sites where the species is found ecosystem, forest, environment or microhabitat.

CEDRELA LILLOI PDF

Cyclea barbata

Cyclea barbata L. Tanaman cincau sering ditemukan tumbuh sebagai tanaman liar, tetapi ada juga yang sengaja dibudidayakan di pekarangan rumah. Tumbuhan ini berkembang subur di dataran rendah sampai daerah dengan ketinggian meter di atas permukaan laut, tanah yang gembur dengan kadar keasaman 5,5 sampai 6,5 dan lingkungan teduh, lembab dan berair tanah dangkal. Tanaman cincau memiliki batang yang berdiameter sekitar 1 cm dan merambat ke arah kanan pada pohon inang dengan panjang 5 sampai 16 meter. Daun Cyclea barbata L. Miers berbentuk perisai, bagian tengahnya melebar berbentuk bulat telur, sehingga keseluruhan bentuknya menyerupai jantung.

Related Articles