EKLAMSIA DAN PREEKLAMSIA PDF

Penanganan 1. Obat-obat itu dapat menutupi tanda dan gejala preeklamsia berat. Tekanan darah meningkat, edema dan proteinuris bertambah walaupun penderita istirahat dengan pengobatan medik pengakhiran kehamilan walaupun prematur. Jika jam bahaya aut sudah bisa diatasi, perlu dipikirkan untuk pengakhiran kehamilan.

Author:Tasar Jushakar
Country:Nicaragua
Language:English (Spanish)
Genre:Love
Published (Last):15 September 2016
Pages:169
PDF File Size:11.88 Mb
ePub File Size:18.18 Mb
ISBN:349-7-45398-317-8
Downloads:65097
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Vudogal



Anda juga mengidap preeklamsia tanpa munculnya gejala-gejala diatas. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk rutin memeriksakan tekanan darah dan urin Anda selama kehamilan.

Komplikasi Semakin parah status preeklamsia di awal-awal kehamilan semakin tinggi juga risiko keselamatan ibu dan janin dalam kandungan. Hal ini disebakan karena preeklamsia dapat menyebabkan komplikasi kesehatan seperti: Gangguan Pertumbuhan Janin. Preeklamsia dapat menghambat sirkulasi darah ke plasenta, jika hal ini terjadi, janin Anda akan mengalami kekurangan suplai darah, oksigen dan nutrisi penting untuk pertumbuhan.

Preeklamsia dapat menyebabkan bayi Anda lahir dengan berat badan kurang atau bahkan lahir secara prematur. Kelahiran Prematur.

Jika dokter melihat kondisi ibu hamil dengan preeklamsia parah, umumnya dokter akan menyarankan untuk melakukan tindakan operasi caesar untuk menyelamatkan ibu dan bayi. Kelahiran prematur dapat menyebabkan masalah pernapasan dan masalah kesehatan lain pada bayi Anda.

Abrupsi Plasenta. Preeklamsia meningkatkan risiko abrupsi plasenta, sebuah kondisi dimana plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum waktunya. Hal ini dapat menyebabkan pendarahan hebat, kondisi yang dapat mengancam keselamatan ibu dan bayi dalam kandungan.

Sindrom HELLP membahayakan keselamatan ibu dan bayi dalam kandungan karena dapat menyebabkan kerusakan sistem organ tubuh Anda. Jika preeklamsia tidak ditangani segera, dapat menyebabkan ibu hamil mengalami eklamsia. Ditandainya gejala kejang-kejang ibu hamil, hal ini dapat membahayakan keselamatan ibu dan bayi dalam kandungan.

Sebagai catatan, seringkali eklamsia tidak menunjukan gejala sehingga pemeriksaaan rutin merupakan kunci untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda. Kerusakan Organ. Preeklamsi dapat menyebabkan kerusakan organ liver, ginjal, paru-paru, jantung atau mata dan dapat menyebabkan stroke dan cedera otak. Jumlah kerusakan tergantung pada seberapa para preeklamsia yang diderita ibu hamil. Penyakit Kardiovaskular.

Mengidap preeklamsia dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung dan stroke, risiko bahkan menjadi lebih tinggi jika Anda mengalaminya lebih dari sekali.

Untuk meminimalisir risiko, jaga berat badan Anda setelah melahirkan dan terapkan gaya hidup sehat. Pencegahan Peneliti terus melakukan studi untuk menemukan cara mencegah preeklamsia, namun sejauh ini belum ditemukan formula strategis yang dapat digunakan. Konsumsi lebih sedikit garam, meningkatkan aktivitas fisik, membatasi asupan kalori, konsumsi suplemen minyak ikan tidak menurunkan risiko preeklamsia.

Beberapa penelitian menyebutkan kaitan antara kekurangan vitamin D dan peningkatan risiko preeklamsia. Namun, hal ini masih menjadi perdebatan diantara kalangan peneliti yang tidak menemukan hal tersebut. Namun, Mayo Clinic memberikan panduan untuk menurunkan risiko preeklamsia pada saat hamil, yakni dengan cara: Aspirin Dosis Rendah.

Jika Anda memiliki atau mengalami beberapa faktor penyebab preeklamsia seperti hamil bayi kembar, riwayat tekanan darah tinggi, memiliki keluhan penyakit ginjal dan diabetes atau pernah mengalami preeklamsia pada kehamilan sebelumnya. Dokter Anda mungkin akan meresepkan aspirin dosis rendah setelah usia kehamilan memasuki 12 minggu. Suplemen Kalsium. Konsumsi suplemen kalsium sebelum hamil maupun saat hamil dapat menurunkan risikok preeklamsia.

Sebagai catatan, jangan konsumsi obat-obatan, vitamin dan suplemen tanpa resep dokter. Sebelum hamil, terutama jika Anda pernah mengalami preeklamsia sebelumnya merupakan hal yang bijak untuk menerapkan gaya hidup sehat, menurunkan berat badan dan kontrol gula darah. Saat hamil, selalu periksa kehamilan secara rutin.

Jika preeklamsia terdeteksi lebih dini, dokter akan menyarankan langkah-langkah pencegahan komplikasi sesuai dengan kondisi kehamilan Anda. Demikian pembahasan mengenai Preeklamsia, semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda untuk menjaga kesehatan ibu dan janin dalam kandungan.

CARTE CARMEN BRUMA PDF

Pre-eklampsia

SOGT dan lactic dehidrogenase meningkat Waktu pembekuan darah menurun 2. Diagnosa keperawatan 1. Kelebihan volume cairan berhubungan dengan penurunan tekanan osmotik,perubahan permeabilitas pembuluh darah, serta retensi sodium dan air. Resiko tinggi terjadi cedera pada janin berhubungan dengan tidak adekuatnya perfusi darah ke plasenta. Intervensi Diagnosa 1 : Kelebihan caiarn berhubungan dengan penurunan tekanan osmotik, perubahan permeabilitas pembuluh darah,serat retensi sodium dan nair.

ABU POST UTME PAST QUESTIONS PDF

PREEKLAMSIA DAN EKLAMSIA

Latar Belakang Preeklampsia dan eklampsia merupakan kesatuan penyakit yang disebabkan oleh kehamilan walaupun belum jelas bagaimana terjadi. Diindonesia preeclampsia, eklampsia, disamping perdarahan dan infeksi masih merupakan sebab utama kematian ibu dan sebab kematian perinatal yang tinggi. Angka kematian Ibu dan bayi saat ini masih sangat tinggi. Terutama untuk ibu hamil yang tinggal di desa-desa, selain karena pengetahuan ibu hamil yang kurang dan tidak begitu mengerti tentang kesehatan juga karena perawatan dalam persalinan masih di tangani oleh petugas non medik dan sistem rujukan yang belum sempurna. Dikman Angsar, SpOG, tahun Salah satu penyebab dari tingginya mortalitas dan morbiditas ibu bersalin adalah hipertensi yang karena tidak di tangani dengan benar berujung pada preeklsamsia dan eklamsia. Oleh karena itu, ditekankan bahwa pengetahuan tentang pengelolaan sindroma preeklamsi ringan dengan hipertensi, odema dan protein urine harus benar—benar dipahami dan ditangani dengan benar oleh semua tenaga medis.

ESSENTIAL OF PHYSICAL CHEMISTRY BY B S BAHL PDF

Asuhan Kebidanan pada kehamilan dengan preeklamsia dan eklamsia

Jika penurunan pernapasan terjadi, pasien harus dimasukkan ke ICU dan diventilasi setelah gas darah pasien dan kadar PH dapat diukur Kolaborasi dengan petugas laboratorium untuk pemeriksaan darah dan urin Memberikan terapi sesuai dengan advis dokter Mengobserasi keadaan umum, tanda ital, his dan BJF Kolaborasi dengan dokter internist dan neirolog Mengobservasi intake dan output. Bidan melakukan perawatan antenatal rutin kepada ibu hamil termasuk pemantauan rutin tekanan darah Bidan secara rutin memantau ibu dalam proses persalinan dan selama periode postpartum terhadap tanda dan gejala preeklamsia termasuk pengukuran tekanan darah Bidan terlatih dan terampil untuk : mengenal tanda dan gejala preeklamsia ringan, peeklamsia berat, dan eklamsia. Jika mungkin peralatan untuk memantau protein dalam urine terseida obat antihipertensi yang dibutuhkan untuk kegawatdaruratan misalnya Magnesium Sulfat, kalsium glukonas adanya sarana pencatatan : KMS Ibu Hamil, buku KIA, dan partograf PROSES Bidan harus : selalu waspada terhadap gejala dan tanda preeklamsia ringan tekanan darah dengan tekanan diastolic mmHg dalam 2 pengukuran berjarak 1 jam. Pantau tekanan darah ibu hamil pada setiap pemeriksaan antenatal, selama proses persalinan, dan masa nifas.

Related Articles