EKOSISTEM KARST PDF

G Tansley Istilah ekosistem pertama kali diperkenalkan oleh A. G Tansley yang sebelumnya dikenal dengan istilah bioconenois. Tansley mengartikan bahwa ekosistem merupakan unit-unit ekologi yang ada didalam sebuah struktur dan memiliki fungsi tertentu. Struktur yang di maksud Tansley adalah hubungan antara keanekaragaman spesies.

Author:Gagis Moogugal
Country:Denmark
Language:English (Spanish)
Genre:Science
Published (Last):9 July 2017
Pages:315
PDF File Size:1.40 Mb
ePub File Size:15.65 Mb
ISBN:798-4-90609-339-9
Downloads:16519
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Sabar



Perlu kiranya memahami bagaimana batu gamping itu terbentuk, tekstur, struktur, mineral penyusun, bidang perlapisan, porositas dan permeabilitas. Istilah Karst ini kemudian dipakai untuk menyebut semua kawasan batu gamping yang telah mengalami suatu proses pelarutan, bahkan berlaku juga untuk fenomena pelarutan batuan lain, seperti gypsum dan batu garam. Kawasan karst sering menunjukkan penampakan ciri-ciri khas seperti : 1. Terdapatnya sejumlah cekungan depresi dengan bentuk dan ukuran yang bervariasi, cekungan tersebut digenangi air atau tanpa air dengan kedalaman dan jarak yang berbeda-beda.

Bukit-bukit kecil dalam jumlah banyak yang merupakan sisi-sisi erosi akibat pelarutan kimia pada batu gamping, sehingga terbentuk bukit-bukit conical hills.

Sungai-sungai tidak mengalami perkembangan pada permukaan. Sungai pada daerah karst umumnya terputus-putus, hilang kedalam tanah dan begitu saja muncul dari dalam tanah. Terdapatnya sungai-sungai di bawah permukaan, adanya gua-gua kapur pada permukaan atau di atas permukaan. Terdapatnya endapan sedimen lumpur berwarna merah terrarosa yang merupakan endapat resedual akibat pelapukan batu gamping.

Proses yang dipelajari di dalam karstologi tidak bisa dipisahkan dengan masalah eksokarst segala fenomena yang dijumpai di atas permukaan tanah kawasan karst dan endokarst segala fenomena yang dijumpai di bawah permukaan tanah kawasan karst termasuk gua , keduanya merupakan bahasan satu kesatuan yang saling berkaitan.

Fenomena karst telah diteliti di Eropa sejak abad ke oleh para ahli geologi Slovenia, Hongaria, Jerman, dan Australia. Eksplorasi gua dan usaha mempelajari aneka ilmu terkait mulai ditekuni abad lalu. Dimulai ketika ditemukannya aneka fosil hewan dan manusia purba homo erectus dan homo sapiens neanderthalensis. Sejak tahun mulai ditekuni geomorfologi dan hidrologi karst, biospleologi, speleogenesis, speleokhronologi.

Mulai tahun ditekuni ekosistem karst. Pendayagunaan kawasan karst secara optimal dan berkelanjutan hanya berhasil bila melibatkan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Seluruh penduduk Indonesia perlu diberi informasi, bahwa formasi batuan karbonat yang telah mengalami proses pelarutan oleh air hujan dinamakan kawasan KARST. Karst merupakan aset nasional, bahkan beberapa diantaranya aset internasional atau aset dunia yang tidak terbaharui dan tinggi nilainya dari : 1. Segi sains-khususnya geomorfologi, speleologi, karstologi, biospeleologi, ekologi, paleontology dan arkeologi.

Segi ekonomi, khususnya kandungan air bawah tanah, dan keindahan alam, baik di atas maupun di bawah tanah gua yang dapat dijual sebagai obyek wisata alam dan sifatnya berkelanjutan. Sebagai bahan galian yang akan habis bila dieksploitasi batu gamping, kalsit, dolomit, guano, fosfat, marmer. Segi budaya, khususnya peninggalan penghuni gua dari zaman prasejarah, legenda atau dongeng rakyat dari beberapa gua dan sumber air karst, tempat pertapaan dan peziarahan.

Keanekaragaman hayati ekosistem karst dan gua sangat spesifik dan terbatas. Spesies yang hidup di kawasan karst telah beradaptasi pada lingkungan tinggi kadar kalsium dan tahan akan kekeringan selama beberapa bulan. Ada pula spesies yang hanya terdapat di beberapa gua saja, bahkan ada beberapa spesies yang ditemukan hanya pada bukit-bukit tertentu atau gua tertentu dari suatu kawasan karst yang luas.

Seperti spesies Siput di karst semenanjung Malaysia yang hanya hidup pada satu bukit batu gamping saja. Kelelawar terkecil sedunia ditemukan di Thailand pada tahun Ternyata binatang ini tergolong famili baru dan dinamakan Craseonycteris Thonglongyai, beratnya hanya dua gram dan panjangnya hanya tiga cm. Binatang ini merupakan mamalia terkecil di dunia, disebut pula Bumblebee Bat. Spesies ini hanya ditemukan di satu sistem perguaan batu gamping di dalam taman nasional Sai Yok Muangthai.

Kehilangan beberapa saja spesies langka ini bisa berakibat punahnya seluruh spesies itu. Ada pula beberapa jenis hewan penghuni gua lainnya yang sudah beradaptasi total pada kegelapan abadi interior gua. Binatang khas gua ini tergolong troglobit atau troglobio memiliki nilai ilmiah tinggi karena merupakan obyek studi banding proses evolusi binatang, khususnya dalam gua di daerah tropika yang pernah dianggap tidak mungkin mengevolusi binatang-binatang khas gua ini.

Keunikan keanekaragaman hayati kawasan karst disebabkan karena binatang-binatang maupun tumbuhan-tumbuhan di kawasan karst tersebut persebarannya sangat terbatas dan telah berhasil beradaptasi pada lingkungan batu gamping yang gersang. Karenanya, sekali terganggu, maka mereka tidak dapat beradaptasi kembali pada lingkungan yang berubah. Misalnya hilangnya vegetasi akibat polusi udara atau air, punahnya tanaman endemik yang bernilai ekonomi tinggi seperti kayu jati tectona gradis , kayu cendana santalum album , mahoni swietenia mahagony yang sering dikorbankan untuk industri semen atau punahnya jenis binatang akuafauna khas karst ikan, udang, kepiting darat, dsbnya yang sering punah akibat limbah yang mengotori air karst.

Contoh : pada tahun di Kawasan Karst Maros telah punah tujuh spesies kupu-kupu unik akibat kunjungan wisatawan yang tidak terkendali. Hingga kini di Indonesia, kawasan karst masih dianggap oleh sebagian besar masyarakat bahkan oleh sebagian besar ahli tambang dan geologi Indonesia hanya sebagai sumber daya alam yang memiliki nilai ekonomi dari segi tambang.

Yang ditambang antara lain adalah batu kapur sebagai bahan baku industri semen, bahan bangunan, untuk dijadikan ubin batu marmer , sebagai bahan untuk perhiasan, maupun macam-macam industri lainnya.

Dolomit dan kalsit CaCO3 yang telah mengalami proses kristalisasi juga ditambang untuk aneka industri. Selain itu, fosfat yang terkandung dalam sedimen beberapa gua yang pernah dihuni banyak kelelawar dan burung walet juga ditambang untuk digunakan sebagai pupuk organik.

Di zaman orde baru, analisa dampak lingkungan yang dipersyaratkan sebelum keluar izin tambang, sering dibuat secara tidak benar. Tidak melibatkan pakar-pakar multidisiplin dan lintas sektoral terpadu dengan melibatkan para ahli biologi dan ekologi kawasan karst, ahli speleologi, ahli hidrologi karst, ahli geomorfologi karst, ahli geografi, ahli sosiobudaya, dan kalau perlu dilibatkan pula para ahli dalam bidang kepurbakalaan.

AMDAL untuk penambangan batu gamping untuk industri semen atau penambangan lainnya dikerjakan secara dangkal dan tidak melibatkan pakar-pakar terkait yang bisa meneliti secara independen dan objektip.

Kemiskinan keanekaragaman hayati pada kawasan karst setempat dan lingkungan nonkarst dalam radius pencemaran udara oleh polutan. Punahnya beberapa spesies yang khas. Kerusakan bentukan-bentukan alam yang unik 4.

Rusaknya situs arkeologi dan budaya Kemungkinan akan dialami pada kawasan karst Batu Buli di Kab. Tabalong yang merupakan situs purbakala yang akan rusak akibat penambangan batu gunung Eksplore Mapala Stienas Banjarmasin tahun Hancur atau lenyapnya temuan paleontologi. Lenyapnya pemandangan yang indah.

Rusaknya tatanan air sumber air karst berkurang dan tercemar. Rusaknya lahan pertanian, peternakan dan perikanan. Hancurnya tanaman bernilai ekonomi tinggi. Hilangnya mata pencaharian dan lahan penduduk setempat. Tercemarnya lingkungan hunian penduduk oleh debu dan suara alat berat. Rusaknya sarana dan prasarana seperti jalan aspal, dll. Terganggunya kesehatan oleh polutan industri. Secara internasional kawasan karst dan gua-gua sudah sejak lama diidentifikasikan sebagai sumber daya alam yang memiliki nilai yang jauh lebih penting dari bahan tambang.

Sebagai bahan tambang, sumber daya alam ini PASTI akan habis dan tidak mungkin bisa pulih atau tumbuh kembali. Wajib diidentifikasi aneka nilai non-tambang kawasan karst dan gua-gua melalui disiplin Karstologi dan Speleologi.

Hingga kini di Indonesia kedua ilmu penting tersebut belum ditekuni secara merata. Terbukti bahwa nilai dan manfaat kawasan karts dan sistem perguaan hampir tidak dapat dijelaskan oleh para ahli pertambangan dan geologi Indonesia. Mereka belum memahami, bahwa fenomena endokarst erat hubungannya dengan fenomena eksokarst.

Keindahan gua-gua dan pemandangan beberapa kawasan karst di Indonesia tidak ada yang bertingkat nasional, namun cukup menarik untuk kunjungan wisata gua minat khusus. Sejak puluhan tahun yang lalu masyarakat kita sudah mengenal keberadaan gua dan sebagian masyarakat kita beranggapan bahwa gua memiliki unsur magis.

Hal ini erat hubungannya dengan pandangan masyarakat terhadap gua sebagai tempat pemujaan, tempat meletakkan sesajen, tempat pertapaan dan kuburan yang dikeramatkan. Sehingga masyarakat setempat percaya akan legenda atau mendapatkan sesuatu di gua tersebut mendapat berkah, wangsit, terhindar dari musibah, dll. Hal ini merupakan daya tarik tersendiri yang mampu menarik minat orang untuk berkunjung dan ingin mengetahui sejarah dari gua tersebut. Semua gua-gua tersebut memiliki legenda unik yang memiliki nilai budaya yang tinggi.

Pada jaman prahistory, manusia sudah memanfaatkan gua sebagai tempat tinggal karena gua memiliki ruangan chamber yang mampu menampung orang lebih banyak dan mempunyai sifat yang khas dalam mengatur suhu di dalamnya. Sifat tersebut yang menyebabkan gua digunakan sebagai tempat berlindung, baik oleh manusia atau oleh binatang.

Hal ini karena pertahanan gua sangat sulit ditembus masuk. Di Indonesia terdapat gua-gua buatan maupun gua alam peninggalan pada masa penjajahan yang digunakan sebagai tempat pertahanan. Di abad nuklir sekarang gua-gua digunakan bukan saja sebagai tempat pertahanan tetapi juga untuk menghindari efek radiasi, hal ini terbukti sampai 20 tahun negara-negara maju seperti Amerika Serikat, RRC, dan Swedia giat membangun gua sebagai markas maupun gudang makanan, bahkan di Rusia, Bulgaria, Hongaria, dan Jerman gua digunakan sebagai tempat terapi Speleoterapi untuk penderita alergi berat asma berkepanjangan dan bronkhitis menahun.

Ada yang pernah membuat lukisan-lukisan pada dinding gua. Biasanya lukisan di dinding merupakan gambar telapak tangan, binatang, maupun perahu. Seperti di Gua Lascaux Perancis terdapat lukisan yang menakjubkan dari jaman Prahistory, di flores terdapat lukisan telapak tangan yang kehilangan satu jarinya dimana lukisan ini diasumsikan dari upacara ceremonial dalam memperingati kematian. Baru-baru ini di Kal-Tim telah ditemukan gua kaliber dunia dengan lukisan jaman purba dan masih dalam tahap penelitian para ilmuwan luar negeri.

Selain berupa lukisan di dinding peninggalan arkeologi dapat juga berupa barang pecah belah, patung artefak , kapak batu yang dapat disebut sebagai art mobilier maupun berupa tulang belulang fosil seperti yang telah ditemukan di Gua Babi, Gua Tengkorak Kab.

Di Indonesia, keindahan kawasan karst dan gua-guanya belum digarap secara profesional. Pembangunan fisik gua untuk obyek wisata, seperti pemasangan lampu-lampu dalam gua akan merusak lingkungan alamiah gua yang sunyi dan gelap abadi.

Aneka tanaman yang berasal dari luar gua akan tumbuh di dalam gua akibat adanya sumber cahaya yang memungkinkan terjadinya proses fotosintesa. Aneka lumut algae yang dikenal dengan sebutan lampenflora dipelajari efeknya terhadap lingkungan fisik gua.

Perubahan suhu di dalam gua oleh panas badan para pengunjung dan sumber cahaya akan mempengaruhi mikroklimatologi. Hal ini akan memfasilitasi pertumbuhan flora-fauna yang berasal dari eksokarst, akibatnya mikro-ekosistem khas gua akan terganggu.

Kunjungan orang ke dalam interior gua juga akan menambah kandungan CO2, mengurangi kandungan O2, meningkatkan kelembaban interior gua, memadatkan tanah di atas lantai yang diinjak. Sering pula mengintroduksi algae, spora dan bakteri eksokarst ke dalam endokarst. Pengunjung yang membuang sisa makanan atau buang hajat dalam gua akan merubah mikro-ekosistem gua. Demikian pula kalau membuang sisa karbit atau baterai dalam gua. Berbagai dekorasi alamiah gua Speleotem seperti stalaktit, stalagmit, gourdams, drapery, dsbnya selain indah dipandang juga sangat penting untuk menentukan umurnya speleochronologi.

Gua-gua di Indonesia dengan speleotem yang umurnya ratusan ribu tahun, pada saat dikunjungi wisatawan, sering ada yang mematahkanya tanpa alasan yang jelas atau untuk dibawa pulang sebagai cindera mata Contoh kasus ini terjadi di Gua Kering Kab. Tapin, salah satu stalaktit pada gua tersebut sengaja dipatahkan oleh pengunjung yang tidak bertanggung jawab Eksplore Mapala Stienas Banjarmasin tahun Hal ini disebabkan karena tidak ada petugas yang senantiasa mendampingi dan mengawasi pengunjung atau penelusur gua seperti di negara maju.

Pemandu wisata gua di Eropa, Australia dan AS, biasanya merupakan orang yang sarat akan pengetahuan tentang speleologi, dan berfungsi sebagai pendidik dalam bidang etika, kebersihan lingkungan dan konservasi alam.

Di Indonesia hampir tidak ada seorang pemandu wisata gua yang di persyaratkan. Sebelum suatu gua alam dikembangkan secara fisik, wajib diidentifikasi dulu aneka nilai yang terkandung dalam gua tersebut. Identifikasi secara dini dan terpadu oleh tim multidisiplin ini penting sekali agar pembenaran justifikasi pengembangan suatu gua alam untuk dijadikan obyek wisata dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Hal ini juga perlu untuk memberikan masukan pada tim AMDAL yang wajib membuat penelitian sebagai syarat perizinan.

B&K 8305 PDF

Pengertian Ekosistem, Komponen, Macam dan Contoh

Sistem kontrol tersebut kemudian berfungsi menjaga stabilitas kehidupan dan kondisi bumi. Selain itu, pengertian ekosistem adalah gabungan dari unit-unit biosistem dan lingkungan fisik. Gabungan tersebut menghasilkan aliran energi yang berpengaruh terhadap struktur biotik. Kemudian terjadi siklus materi antara anorganisme dengan organisme.

DIODE 1N4150 PDF

Pengertian Ekosistem, Komponen, dan Tipe-Tipe Ekosistem

Ciri-ciri daerah kars antara lain: Daerahnya berupa cekungan-cekungan. Sungai-sungai yang tampak di permukaan hilang dan terputus ke dalam tanah. Adanya sungai-sungai di bawah permukaan tanah Adanya endapan sedimen lempung berwarna merah hasil dari pelapukan batu gamping. Permukaan yang terbuka tampak kasar, berlubang-lubang dan runcing. Penyedia air[ sunting sunting sumber ] Di kawasan kars banyak dijumpai gua dan sungai bawah tanah yang juga menjadi pemasok ketersediaan air tanah yang sangat dibutuhkan oleh kawasan yang berada di bawahnya. Termasuk di dalamnya ketersediaan air tawar dan bersih bagi kehidupan manusia, baik untuk keperluan harian maupun untuk pertanian dan perkebunan. Pegunungan kars di daerah Rammang-Rammang , Kabupaten Maros , Sulawesi Selatan Kawasan kars di Indonesia mencakup luas sekitar 15,4 juta hektare dan tersebar hampir di seluruh Indonesia.

Related Articles