KERAJAAN CHAMPA PDF

Jadi Cam-pa negeri mana? Patut diingat, kronik Cina sering menyebut suatu negeri atau kerajaan dengan nama pulaunya. Seperti halnya kerajaan-kerajaan di Jawa disebut She-po transliterasi dari nama Jawa. Kita bahas secara khusus untuk kerajaan Sriwijaya. Benarkah Champa di Vietnam?

Author:Migul Maur
Country:Oman
Language:English (Spanish)
Genre:Life
Published (Last):2 June 2006
Pages:463
PDF File Size:10.3 Mb
ePub File Size:12.76 Mb
ISBN:490-3-99947-197-6
Downloads:22306
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Akisho



Jadi Cam-pa negeri mana? Patut diingat, kronik Cina sering menyebut suatu negeri atau kerajaan dengan nama pulaunya. Seperti halnya kerajaan-kerajaan di Jawa disebut She-po transliterasi dari nama Jawa. Kita bahas secara khusus untuk kerajaan Sriwijaya.

Benarkah Champa di Vietnam? Sebelum Champa, terdapat kerajaan yang dinamakan Lin-yi Lam Ap , yang didirikan sejak , namun hubungan antara Lin-yi dan Campa masih belum jelas. Bahasa Champa termasuk dalam rumpun bahasa Austronesia. Pada awalnya Champa memiliki hubungan budaya dan agama yang erat dengan Tiongkok, namun peperangan dan penaklukan terhadap wilayah tetangganya yaitu Kerajaan Funan pada abad ke-4, telah menyebabkan masuknya budaya India.

Setelah abad ke dan seterusnya, perdagangan laut dari Arab Masa kekhalifahan Abasia Bagdad ke wilayah ini akhirnya membawa pula pengaruh budaya dan agama Islam ke dalam masyarakat Champa. Islam mulai memasuki Champa setelah abad ke, namun hanya setelah invasi Vietnam tahun pengaruh agama ini menjadi semakin cepat.

Pada abad ke keluarga bangsawan para bangsawan Champa juga mulai memeluk agama Islam, dan ini pada akhirnya memicu orientasi keagamaan orang-orang Cham. Pada saat aneksasi mereka oleh Vietnam mayoritas orang Cham telah memeluk agama Islam. Champa memiliki hubungan perdagangan dan budaya yang erat dengan kerajaan maritim Sriwijaya, serta kemudian dengan Majapahit di kepulauan Melayu. Champa adalah peradaban India yang berkembang di sepanjang pantai yang sekarang tengah dan selatan Vietnam untuk kira-kira periode seribu tahun antara dan Masesi.

Campa asli yang mungkin koloni dari pulau-pulau Indonesia, yang diadopsi sebagai sebutan untuk orang-orang dalam perdagangan, pelayaran, dan pembajakan. Meskipun sejarah Champa di Vietnam erat kaitannya dengan kerajaan Majapahit dan Sriwijaya tidak ada bukti bahwa Champa tunduk dan bayr pajak ke Kerajaan Majapahit. Dalam sistem Politik "Mandala" tidak berarti hubungan antar kerajaan adalah penunjuk bahwa wilayah kerajaan tersebut tunduk. Mandala yang diterapkan hampir di seluruh kerajaan di Asia Selatan - Asia tengah yang menganut adama Syiwa Hindu , termasuk Champa, Sriwijaya dan Majapahit.

Kita akan bahas pada kesempatan lain Sistem Mandala dalam perpolitikan Majapahit. Bukti-bukti tentang agama Islam yang dianut Bangsawan Kerajaan Champa Vietnam ini masih dipertanyakan para Ahli sejarah. Ada beberapa konsentrasi kajian tentang Champa Mari kita simak sejarah pada abad ke 13, tentang sejarah Aceh. Dalam catatan sejarah Aceh disebutkan bahwa sebagian besar penduduk dan raja kerajaan Melayu Islam Campa di Vietnam migrasi ke Aceh karena diserang oleh kerajaan China.

Hingga kini bekas bekas kerajaan Jeumpa masih dapat dijumpai di daerah tersebut. Tahun lalu Sejararawan Aceh, M. Berdasarkan studi linguistik di sekitar Aceh ditemukan bahwa budaya Campa memiliki pengaruh yang sangat kuat dengan budaya setempat begitupun sebaliknya. Di abad ke 15 ketika majapahit dibawah kekuasaan Prabu Brawijaya V atau Bhre Kertabhumi, beliau menikah dengan seorang putri muslimah dari kerajaan Campa dan menjadikannya sebagai permaisuri, Putri Darawati namanya.

Prabu Brawijaya V adalah penguasa terahir kerajaan Majapahit, seiring dengan berdirinya kerajaan Islam Demak Bintoro oleh Raden Fatah yang tak lain adalah putra Prabu Brawijaya V sendiri dari istrinya yang berasal dari China.

Mari kita telisik tentang lahirnya Sunan Ampel di Champa. Sunan Ampel adalah salah seorang wali di antara Walisongo yang menyebarkan ajaran Islam di Pulau Jawa. Ia lahir di Champa. Ada dua pendapat mengenai lokasi Champa ini. Encyclopedia Van Nederlandesh Indie mengatakan bahwa Champa adalah satu negeri kecil yang terletak di Kamboja.

Pendapat lain, Raffles menyatakan bahwa Champa terletak di Aceh yang kini bernama Jeumpa. Kapan berdirinya Kesultanan Samudera Pasai belum bisa dipastikan dengan tepat dan masih menjadi perdebatan para ahli sejarah.

Namun, terdapat keyakinan bahwa Kesultanan Samudera Pasai berdiri lebih awal dibanding Dinasti Usmani di Turki yang pernah menjadi salah satu peradaban adikuasa di dunia. Jika Dinasti Ottoman mulai menancapkan kekuasaannya pada sekitar tahun Masehi, maka Kesultanan Samudera Pasai sudah menebarkan pengaruhnya di wilayah Asia Tenggara sejak tahun Masehi.

Sejumlah ahli sejarah dan peneliti dari Eropa pada masa pendudukan kolonial Hindia Belanda telah beberapa kali melakukan penyelidikan untuk menguak asal-usul keberadaan salah satu kerajaan terbesar di bumi Aceh ini. Beberapa sarjana dan peneliti dari Belanda, termasuk Snouck Hurgronje, J. Moquette, J. Moens, J. Hushoff Poll, G. Rouffaer, H. Marah Silu memiliki seorang saudara laki-laki bernama Marah Sum. Sepeninggal orang tuanya, dua bersaudara ini meninggalkan kediamannya dan mulai hidup mengembara.

Marah Sum kemudian menjadi penguasa di wilayah Bieruen, sedangkan Marah Silu membuka tanah di hulu Sungai Peusangan yang terletak tidak jauh dari muara Sungai Pasai hingga akhirnya ia menjadi pemegang tahta Kerajaan Samudera. Dengan demikian, pernikahan Brawijaya dengan Putri Champa menjadi sangat mungkin. Diceritakan, begitu Prabhu Brawijaya V naik tahta, Kekaisaran Tiongkok mengirimkan seorang putri China yang sangat cantik sebagai persembahan kepada Prabhu Brawijaya V untuk dinikahi. Hal ini dimaksudkan sebagai tali penyambung kekerabatan antara Kerajaan Majapahit dengan Kekaisaran Tiongkok.

Kesimpulan Tidak ada yang menyadari bahwa sejarawan yang mempelajari kejatuhan Majapahit di sekitar tahun Saka Masehi telah melakukan suatu kesalahan besar paralel. Kebanyakan orang, termasuk sejarawan terkemuka Belanda seperti Snouck Hurgronje, salah ketika mengidentifikasi sang putri berasal dari Champa, bagian dari apa yang sekarang Kamboja-Vietnam. Dan sejarawan Indonesia telah mengambil begitu saja. Pada periode waktu, sebagian besar orang Champ yang Budha dan Islam hidup berdampingan di sana, tidak disebutkan Raja dan bangsawan muslim.

Seorang wanita yang memenuhi syarat untuk menjadi pengantin dari Raja perkasa seperti yang dari Majapahit harus berasal dari keluarga bangsawan atau berkedudukan tinggi di masyarakat, yang pada kenyataannya tidak pernah ada sampai abad ke Namun, jika itu terjadi, tidak ada bahkan satu catatan baik di Champa atau Majapahit pada seperti pernikahan dinasti lintas batas penting mengikat keluarga kerajaan dari dua negara berdaulat yang berbeda.

Ejaan Jawa "Cempa" lebih erat dengan Jeumpa daripada Champa. Jeumpa adalah wilayah pesisir di dekat Samudra Pasai sekarang Bireun , salah satu kota Islam pertama di Aceh berkembang dari abad ke sekitar 7. Ini interpretasi geografi Cempa didukung oleh Stamford Raffles tapi mengejutkan tidak ada dari sejarawan Indonesia yang mendukung ini. Jeumpa karena situs yang sangat strategis terletak di ujung utara pulau Sumatera, telah lama menjadi perdagangan penting dan pelabuhan transit kapal yang akan berlayar ke laut terbuka dari Cina ke India, Persia atau Semenanjung Arab dan visa-versa.

Bersama dengan Barus, Fansur dan Lamuri, Jeumpa memiliki komoditas unggulan seperti Kafur kapur barus yang populer disebut Kafur [dari] Barus, identik dengan kemewahan yang dinikmati oleh para bangsawan orang dari negara-negara beradab seperti Arab, Persia, India dan China, melambungkan wilayah sebagai bagian integral dari kemajuan peradaban.

Banyak orang Aceh adalah keturunan dari perkawinan antara orang-orang asing "imigran" dan penduduk setempat. Selama kejayaan Pasai, keindahan dan kecerdasan perempuan Jeumpa menjadi legenda di kalangan masyarakat Perlak, Pasai, Malaka, bahkan di Jawa. Ketika Raja bertemu dengan putri yang datang bersama dengan rombongannya yang terdiri dari Maulana Malik Ibrahim dan para bangsawan dari Pasai, ia terpesona karena kecantikannya.

Hal itu diceritakan dalam Hikayat Chronicle Banjar Dan Kotawaringin bahwa Raja Majapahit memerintahkan menterinya untuk melamar Putri Pasai Jeumpa dengan membawa 10 kapal ke Pasai sebagai mahar [dan tentu saja disertai para pengawal]. Sebagai pemimpin Kesultanan Islam, Sultan Pasai awalnya enggan menerima lamaran Raja mempertimbangkan risiko dan bahaya jika ia menolak usulan tersebut. Tidak ada catatan bahwa dia muslim atau terkait dirinya atau keluarga kerajaan apapun dengan Islam.

Memang benar bahwa Islam mulai membuat kemajuan di antara orang-orang Cham sejak abad ke, yang intensif setelah M. Namun, abad ke bahwa keluarga bangsawan di Kerajaan Cham mulai beralih ke Islam. Pada saat aneksasi akhir mereka dengan Vietnam, mayoritas orang-orang Cham telah masuk Islam.

Raffles tahu dengan baik tentang Jeumpa dan Samudra Pasai, lama berkembang perdagangan dan transit pelabuhan di Aceh Utara, yang bertujuan untuk mengganti dengan Singapura Singapore. Di bawah pemerintahan Ratu Tribuwanatunggadewi, Majapahit memperluas wilayahnya di seluruh Nusantara Nusantara. Adityawarman, sepupunya, memiliki darah Melayu dikirim untuk menaklukkan sisa Sriwijaya dan Melayu kerajaan.

Kemudian ia ditempatkan sebagai "uparaja" wakil Raja dari Majapahit di Sumatera. Ekspansi teritorial dilanjutkan di bawah pemerintahan Hayam Wuruk untuk menyertakan Lamury di ujung Barat dan Wanin di Timur. Negarakertagama jelas menyatakan bahwa Samudra Jeumpa , Lamuri dan Barus berada di bawah yurisdiksi Majapahit.

Naskah yang juga dikenal sebagai Naskah Lambung Mangkurat, bagian akhir yang ditulis pada tahun Salah satu yang mungkin dipercaya keaslian cerita sebagai penulis Banjar yang pasti lebih objektif daripada penulis Jawa Babad Tanah Jawi, serat Kandha dan serat Darmogandul yang masih memiliki keterikatan emosional dengan Kejawyaan Majapahit. Dari uraian di atas, Saya sebagai pemerhati sejarah lebih sepakat bahwa Putri Champa yang dinikahi oleh Prabu Brawijaya adalah Putri baca: perempuan dari Champa.

Dan Campa sendiri mengacu pada Kerajaan yang berpengaruh di bagian Utara Asia tenggara yaitu Champa yang kini bagian dari Vietnam. Pernikahan ini maksudnya memperkuat federasi persekutuan kerajaan di Utara dan Selatan Majapahit. Putri dari Champa ini jangan kita artikan sebagai Princess is a doughter of the king, anak dari seorang raja, tetapi seorang wanita bangsawan terhormat, mungkin kita mengenalnya sebagai Lady.

Kalangan bangsawan Champa telah banyak yang muslin dan melakukan hubungan baik dan mempereratnya dengan pernikahan antar bangsawan Champa dengan bangsawan atau raja-raja di Jawa. Wikipedia, Kerajaan Champa. Data diakses 29 Februari atjehcyber. Data diakses 29 Februari Muljana, Slamet Runtuhnya kerajaan Hindu-Jawa dan timbulnya negara-negara Islam di Nusantara. ISBN

DESCARGAR CALCULO TRASCENDENTES TEMPRANAS JAMES STEWART 4TA EDICION PDF

Kerajaan Champa

Klik "ide judul blog" untuk membaca tulisan ide dari judul blog Kamis, 03 Mei Kerajaan Champa Sumber foto: asiamelayu. Selama beberapa abad menguasai wilayah tersebut, akhirnya kerajaan Champa diokupasi oleh orang-orang Vietnam. Jadi, orang-orang Vietnam yang sekarang bukanlah penduduk asli wilayah tersebut. Melainkan pendatang dari wilayah lain.

FAGOR 8025 MANUAL PDF

Sejarah Kerajaan Champa – Kerajaan Islam di Vetnam

Rabu, 01 Juli Sejarah Kerajaan Champa Para ahli sejarah berbeda pendapat tentang penentuan tahun masuknya Islam ke Vietnam, namun mereka sepakat bahwa Islam telah sampai ke tempat ini pada adab ke 10 dan 11 Masehi melalui jamaah dari India, Persia dan pedagang Arab, dan menyebar antara jamaah cham sejak adanya perkembangan kerajaan mereka di daerah tengah Vietnam dan dikenal dengan nama kerajaan Champa. Kerajaan Champa didirikan di Vietnam oleh orang-orang Cham yang secara etnis tidak mempunyai hubungan dengan orang-orang Vietnam. Ketika kerajaan Funan yang berada sebelah selatan Champa dipengaruhi oleh Cina, kerajaan Champa selama tahun juga mendapatkan pengaruh dari Cina. Seperti Funan, kerajaan Champa menerapkan kekuatan perdagangan pelayaran laut yang berlaku hanya di wilayah yang kecil.

Related Articles